Tip Triks Internet Marketing October 17, 2009
Posted by fransiskool in Uncategorized.add a comment
Banyak sekali teknik dan informasi tentang Internet Marketing bahkan sampai ribuan. Di sini saya hanya akan membahas beberapa teknik secara ringkas saja.Agar anda mempunyai sedikit idea atau gagasan untuk mengembangkannya.
1. Buatlah website anda berbeda atau lebih unik.
Apa yang dimaksud berbeda dan lebih unik ? Yang saya maksud kan di sini adalah websites anda lebih baik dari pesaing anda, baik itu dari segi pelayanan maupun dari produk yang anda jual.
Mereka yang berkunjung ke website anda akan kembali lagi, jika anda mempunyai isi informasi atau pelayanan yang tidak bisa mereka dapatkan dari pesaing anda.
2. Carilah market anda, sebelum anda membuat sebuah produk.
Orang yang mulai dengan membuat produk dan kemudian mencari pelanggan akan menghadapi kegagalan dan menemui jalan yang sulit.
Cobalah survei lebih dahulu market anda. Cari tahu apa yang mereka inginkan dan butuhkan, baru kemudian anda berikan apa yang mereka inginkan dan butuhkan itu.
Sebagian besar Pebisnis Sukses Internet melakukan survei lebih dahulu sebelum mereka meluncurkan sebuah produk.
3. Tidak ada iklan yang GRATIS.
Inilah yang harus anda ingat. Bahwasanya di internet tidak ada sesuatu hal yang gratis. Semuanya memerlukan investasi yang harus anda keluarkan. Baik itu berupa UANG atau WAKTU anda.
Bahkan iklan gratispun sebenarnya tidak gratis. Anda perlu mengeluarkan uang untuk koneksi ke internet atau waktu yang anda habiskan.
4. Fokuskan semua yang anda lakukan untuk mendapatkan keuntungan.
Apapun yang anda lakukan di websites anda. Misalnya Kursus Gratis, Iklan, Ebook Gratis, atau apapun aktivitasnya. Anda fokuskan ke tujuan utama anda membuat website itu. Jangan anda memfokuskan hanya untuk mendapatkan pengunjung yang banyak saja.
Tetapi Anda harus fokus bahwa tujuan anda adalah untuk mendapatkan keuntungan. Mungkin saja situs anda banyak pengunjung, tetapi belum tentu mereka membelinya.
5. Layanilah pelanggan anda dengan senang hati.
Anda berbisnis bukan hanya untuk mencari uang satu kali saja. Anda bisnis online untuk mendapatkan uang secara terus menerus. Untuk itu layanilah pelanggan anda dengan sebaik-baiknya sehingga mereka mendapatkan kepuasan.
Kalau pelanggan anda puas dan percaya dengan bisnis anda, maka anda dapatdengan mudah mendapatkan uang karena mereka pasti akan mempromosikannyake yang lain.Anda tahu maksudnya?
6. Berikanlah apa manfaat/keuntungan yang bisa mereka dapatkan.
Kadangkala , sebuah website hanya menampilkan tentang sejarah perusahaan dari mulai berdiri sampai penghargaan-penghargaan yang didapatkan. Itu semua tidak ada hubungannya dengan pelanggan anda. Pelanggan anda hanya menginginkan apa yang bermanfaat / menguntungkan baginya.
Itu adalah suatu hal yang asasi, setiap orang pasti lebih tertarik jika menyangkut dirinya sendiri.
7. Hindari tantangan-tantangan bila anda mulai memilih bisnis.
Bila anda pendatang baru di bisnis ini,sebaiknya anda mulai dengan bisnis yang tidak terlalu banyak tantangan. Yang hanya akan menghabiskan waktu anda saja tanpa bisa anda selesaikan dengan cepat.
Untuk itu cobalah anda mulai dengan bisnis yang bisa anda selesaikan paling lama satu bulan ke depan… bukan dengan mengeluarkan uang ratusan juta dan menyelesaikan proyek anda satu tahun ke depan. Kapan anda akan membuat keuntungan ?
8. Tampilan website anda jangan berlebihan.
Salah satu yang sering dilupakan oleh pebisnis internet adalah tampilan websitenya. Mereka membuat tampilan web secara berlebihan… dengan menggunakan “flash” atau dengan gambar-gambar yang dapat memperlambat proses penampilan web.
Ingat !! Bila dalam beberapa detik websites anda tidak terlihat , apalagi websites anda memerlukan penginstalan plug-in maka jangan harap anda dapat melakukan transaksi penjualan.
Anda adalah pebisnis internet, tujuan utama anda mencari keuntungan bukan mendapatkan penghargaan website yang terindah.
9. Cobalah anda atur navigasi di web anda.
Jangan anda mengasumsikan bahwa semua pengunjung web anda akan menekan tombol ‘back’ untuk kembali ke halaman utama anda.
Cobalah anda buat menu-menu web di setiap halaman web anda. Sehingga pengunjung situs anda tidak bingung mencari informasi yang anda tawarkan.
10. Tidak ada teknik marketing yang benar-benar baru.
Kita berbicara tentang teknologi baru, tetapi tidak ada teknik marketing yang benar-benar baru. Seseorang pasti telah menggunakannya di bisnis lain.
Untuk itu bukalah selalu mata anda, carilah teknik marketing yang dapat anda terapkan untuk bisnis anda, dimanapun anda menemukkannya ‘ambillah’ dan ‘ujilah’ untuk bisnis anda.
Sebelum Anda akan membaca tip & triks lainnya. Silahkan anda berulang-ulang membacanya sampai anda siap untuk menerima teknik yang lainnya.
Semua teknik diatas memang mudah untuk dikatakan, tetapi untuk anda gunakan di bisnis anda, itu cerita yang lain lagi. Tanyakan pada diri anda, jika anda ingin mengikuti jejak pebisnis internet yang sukses maka lakukan teknik-teknik diatas.
TIGA INSTITUSI YANG AKAN MEMPENGARUHI PRIBADI DAN TINGKAH LAKU SEORANG ANAK October 9, 2009
Posted by fransiskool in Uncategorized.add a comment
Ada tiga institusi yang akan mempengaruhi pribadi dan tingkah laku seorang anak yaitu keluarga, masyarakat maupun sekolah. Tiga institusi ini tidak bisa dipisahkan satu-sama lainnya dalam mempengaruhi kepribadian maupun perilaku seseorang. Karena begitu kuat dan pentingnya ketiga institusi tersebut dalam mempengaruhi tingkah laku seseorang maka walaupun tidak sepenuhnya benar ada pepatah mengatakan bahwa ” kalau ingin melihat bagimana kondisi keluarga, masyarakat dan sekolah yang ada maka lihat bagaimana perilaku yang ditampilkan oleh anggota masyarakatnya”.
APA PERLU PENDIDIKAN SEX MASUK DALAM KURIKULUM SEKOLAH? October 9, 2009
Posted by fransiskool in APA PERLU PENDIDIKAN SEX MASUK DALAM KURIKULUM SEKOLAH?.add a comment
PENDIDIKAN SEKS, GAGAL CEGAH KEHAMILAN REMAJA October 9, 2009
Posted by fransiskool in GAGAL CEGAH KEHAMILAN REMAJA, PENDIDIKAN SEKS.add a comment
Pendidikan seks tidak mengurangi tingkat kehamilan remaja atau meningkatkan pemakaian alat kontrasepsi. Demikian menurut dua penelitian berbeda yang dilakukan di Kanada dan Inggris.
Seperti dikemukakan peneliti Kanada, program pendidikan seks gagal untuk menahan tingkat hubungan seks, gagal untuk meningkatkan pemakaian alat pelindung kehamilan ataupun mengurangi tingkat kehamilan remaja.
Hal yang serupa juga dikemukakan peneliti Skotlandia. Menurutnya, pendidikan seks memang meningkatkan kualitas hubungan antara anak muda dan juga pengetahuan seks yang sehat. Tetapi pendidikan seks tetap tidak berpengaruh terhadap tingkat penggunaan alat kontrasepsi.
Sementara Asosiasi Perencanaan Keluarga Inggris mengatakan bahwa pendidikan seks hanyalah satu faktor untuk mengurangi kehamilan remaja tetapi keberhasilan inisiatif ini memerlukan pendekatan yang lebih luas lagi.
Para peneliti Kanada meninjau kembali 31 ujicoba pada remaja berusia 11 sampai 18 tahun dengan mengevaluasi kelas pendidikan seks, program pemantangan, klinik perencanaan keluarga dan program kemasyarakatan.
Dalam lima dari ujicoba itu — empat program pemantangan dan program seks di sekolah — peningkatan kehamilan di kalangan pasangan para pria yang terlibat diperiksa.
Penulis penelitian ini dari Universitas McMaster di Hamilton, Ontario, Kanada mengatakan bahwa masih belum jelas solusi untuk mengurangi tingkat kehamilan.
Dalam British Medical Journal, mereka mengatakan bahwa pendidikan seks sebaiknya dimulai secepat mungkin, selagi anak masih sangat muda, misalnya usia lima tahun.
Selain itu mereka menambahkan bahwa alasan sosial untuk kehamilan remaja ini perlu diselidiki lebih lanjut, para orang dewasa perlu dilibatkan untuk merancang program pendidikan seks dan negara seperti Belanda yang angka kehamilan remajanya rendah perlu dikaji.
Sementara peneliti Skotlandia membandingkan program pendidikan yang disebut SHARE yang melibatkan anak usia 13 sampai 15 tahun dengan pendidikan seks konvensional. Dalam hal ini melibatkan 25 sekolah SMP dengan 5.854 murid yang ditanya sebelum dan setelah diberikan skim. Para remaja memilih skim SHARE. Mereka yang terlibat dalam program hanya sedikit yang menolak hubungan seks pertama dengan pasangan mereka yang mengajaknya. Menurut mereka, pengetahuan seks yang sehat telah mereka tingkatkan. Tetapi tidak ada perbedaan antara kelompok SHARE dan mereka yang mendapat pendidikan seks konvensional dalam masalah aktivits seks atau pemakaian kontrasepsi pada usia 16 tahun.
Dr Daniel Wight dari Medical Research Council’s Social and Public Health Sciences Unit dari Universitas Glasgow mengatakan, “Salah satu yang membuat kita terkejut terhadap penelitian ini adalah mayoritas yang melakukan hubungan seks menggunakan kontrasepsi dan kondom secara bertanggung jawab. Mungkin itu karena pendidikan seks yang konvensional.”
Apa yang dibuktikan dalam penelitian ini adalah betapa sulitnya mengubah perilaku minoritas. “Sangat berbahaya untuk menyimpulkan bahwa pendidikan seks tidak berguna. Sebaiknya, mungkin perlu menjangkau sejauh mana pendidikan seks seperti ini bisa mencakup,” katanya menambahkan.
Pendidikan Kesehatan Reproduksi October 6, 2009
Posted by fransiskool in Pendidikan Kesehatan Reproduksi.add a comment
Maraknya seks bebas di kalangan remaja membuat banyak pihak sangat prihatin. Salah satunya adalah Ketua Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta Ny Hj Ciptaningsih Utaryo. Pasalnya, kata dia, hal itu akan menimbulkan masalah baru bukan hanya bagi wanita remaja itu sendiri, tapi juga pada anak-anak yang akan dilahirkan. Terlebih anak yang lahir tersebut merupakan anak yang dikehendaki, sehingga ada kecenderungan akan ditelantarkan orang tua.
Ditambahkannya, munculnya perilaku seks bebas di kalangan remaja yang marak belakangan ini tidak terlepas dari pengaruh era globalisasi, serta berkaitan erat dengan pengaruh Napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya) atau di Daerah Istimewa Yogyakarta di sebut madat.
Sebagai Yayasan yang perduli dengan anak-anak terlantar, Yayasan Sayap Ibu (YSI) berupaya untuk mengatasi permasalahan anak-anak yang ditelantarkan orangtuannya, yang hingga kini jumlahnya demikian besar. Di Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta saja saat ini tercatat sekitar 500 orang anak lebih yang dirawat dan belum mendapatkan orang tua angkat. Bila digabung dengan lain jumlahnya akan mencapai ribuan orang.
Di antara mereka yang dirawat bukan hanya fisiknya yang normal, tapi ada juga diantaranya yang mengalami kecacatan akibat aborsi yang gagal dilakukan orang tuannya. “Karena biasanya orang tua yang hamil di luar nikah akan cenderung mencari jalan pintas untuk menutupi aib yang dideritannya. Padahal , cara ini selain tidak berprikemanusiaan, juga akan menyebabkan beban ganda pada anak-anak yang gagal di aborsi,” dalih Ciptaningsih.
Untuk menghindari tindakan aborsi illegal yang dilakukan ibu-ibu yang tidak menginginkan kehamilan, Yayasan Sayap Ibu selain menampung anak-anak yang ditelantarkan orang tuanya, juga mempunyai program merawat ibu-ibu muda yang hamil akibat seks bebas atau kehamilan tidak dikehendaki sampai anak tersebut lahir dengan selamat.
“Upaya yang dilakukan Yayasan Sayap Ibu ini bukannya justru memberikan peluang kepada anak-anak remaja untuk melakukan seks bebas, tapi semata untuk menolong nyawa ribuan generasi muda dari perbuatan tidak berkemanusiaan. Aborsi illegal bukan hanya berbahaya bagi janin, tapi juga nyawa ibu muda itu sendiri. Karena setiap janin berdasarkan kontroversi Hak Anak Internasional perlu dijaga kelangsungan hidupnya,” tungkasnya.
Ciptaningsih menegaskan, saat ini untuk menekankan jumlah pelaku seks bebas -terutama di kalangan remaja- bukan hanya membentengi diri mereka dengan unsure agama yang kuat, juga dibentengi dengan pendampingan orang tua Dan selektivitas dalam memilih teman-teman. Karena ada kecenderungan remaja lebih terbuka kepada teman dekatnya ketimbang dengan orang tua sendiri.
Selain itu, sudah saatnya di kalangan remaja diberikan suatu bekal pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah-sekolah, namun bukan pendidikan seks secara vulgar. “Pendidikan Kesehatan Reproduksi di kalangan remaja bukan hanya memberikan pengetahuan tentang organ reproduksi, tetapi bahaya akibat pergaulan bebas, seperti penyakit menular seksual dan sebagainya. Dengan demikian, anak-anak remaja ini bisa terhindar dari percobaan melakukan seks bebas,”
Tips-tips sukses terhindar dengan seks dalam pacaran. October 6, 2009
Posted by fransiskool in Tips-tips sukses terhindar dengan seks dalam pacaran..add a comment
Tips ini datang dari diriku sendiri. So far, aku berhasil menghindari hal-hal yang ‘diinginkan’ tersebut. Tips ini untuk semua gender.
- Hilangkan pikiran-pikiran negatif, terutama yang berkaitan dengan ‘hal itu’. Ingat, semua tindakan itu berawal dari niat dan niat itu ada di hati dan pikiran kita. So, clean it up at first.
- Jauhkan diri dari materi berbau pornografi. Klo nggak bisa, ya kurangi, jangan terlalu akrab. Aku nggak munafik, nggak menyangkal klo aku berkali-kali lihat film or gambar porno (biasa kan cowok
). Tapi semua pas aku iseng, browsing koleksi file temen. Aku nggak pernah secara eksklusif browsing untuk cari materi itu. Ini ada hubungannya dengan tips nomer 1. Silahkan diartikan sendiri maksud aku. - Hindari berduaan di tempat yang sepi dan untouchable oleh orang lain, misal kamar tidur, hotel, dll. Klo mo ke tempat wisata, pilih tempat ngobrol berduaan yang bisa dijangkau pandangan mata orang lain. Sehingga kontrol diri bisa maksimal karena merasa diawasi. Selama ini, aku lebih sering pacaran di tempat-tempat yang ramai, macam mall or kafe.
- Minimalisir kontak anggota badan pada saat berduaan seperti meraba, ciuman, dll. Ciuman adalah yang paling sulit dihindari. Biasanya bagian ini dominan cowok yang memulai. Tapi jika tips 1, 2 dan 3 dah dijalankan, mudah kok melakukan tips ke-4 ini.
- Nggak usah pacaran.
Ini nggak recommended loh. Dan sebenarnya nggak ada hubungannya sama sekali dengan tips-tips ini. Cuman untuk melengkapi, biar pas 5 biji. Hehehhehe…
Tapi kalo mau dipraktekkan, ya silahkan. Untuk sementara, kamu menemani aku yang lagi jomblo. Inget, untuk sementara loh…
Silahkan dipraktekkan kalo memang ingin. Kalo nggak ingin dan nggak suka, jangan protes ke aku ya…
Tito, Pusat Studi Seksualitas-PKBI DIY October 6, 2009
Posted by fransiskool in Pusat Studi Seksualitas-PKBI DIY, Tito.add a comment
bELAKANGAN ini banyak orangtua yang semakin khawatir dengan perkembangan dan juga pergaulan anak-anaknya. Mereka semakin was-was kalau-kalau putera-puteri mereka yang kelihatannya alim di rumah ternyata bisa bertindak “liar” di luar rumah.
Kekawatiran ini diakui semakin menjadi-jadi setelah mencuat kasus pelaporan pemerkosaan yang menimpa bintang sinetron Faisal terhadap seorang remaja berusia 18 tahun bernama Sheara Rendra Mayang Putri. Atau juga yang dilaporkan Puspita Wahyuningsih alias Pipit dengan perut membucit yang diakuinya merupakan buah hubungannya dengan bintang sinetron dan iklan Agung Dumadi.
Anak hamil di luar nikah? Mendengar hal tersebut seperti halnya disambar petir di siang bolong. Terlebih lagi jika hal tersebut terjadi di keluarga sendiri. Rasanya sebagai orang tua tidak kurang memberi pengertian akan bahaya dan dosa jika mereka melakukan hubungan seks di luar nikah.
Apalagi jika sang orangtua tahu benar bahwa anaknya tidak pernah membantah, patuh dan termasuk juga jarang bergaul. Pertanyaan mengapa dia bisa hamil tanpa nikah terlebih dahulu? Apapula yang menyebabkan seusia mereka harus berhubungan layaknya pasangan suami-isteri?
Yang pasti kejadian ini tak hanya membuat malu keluarga yang punya anak wanita. Bagi yang punya anak laki-laki, juga tentu merasa tercoreng-moreng. Kemungkinan muncul pertanyaan mengapa anaknya yang baru saja dapat mengendarai mobil, ataupun naik motor kini bisa menghamili anak orang? Jika ini sudah terlanjur terjadi, apa yang harus dilakukan oleh para orang tua? Apakah akhirnya menikahkan mereka juga? Ataukah malahan menganjurkan hal yang dilarang dunia-akherat, yakni aborsi?
Pertanyaan-pertanyaan ini tentu berpulang pada jawaban Anda masing-masing. Yang pasti selayaknya orangtua yang harus selalu berkewajiban mengayomi dan memberi rasa aman, apapun masalah yang menimpa mereka harus tetap dalam arahan orangtua. Rangkul mereka dan bantu mereka mencari solusi terbaik dari setiap masalah yang mereka hadapi. Bukan langsung mengkambing hitamkan dan memvonis buruk mereka. Bukan pula memberikan solusi tidak beradab seperti contohnya melakukan aborsi atau mencuci tangan atas apa yang sebenarnya telah mereka lakukan.
Sebenarnya apakah yang paling diinginkan oleh para remaja jika mereka mempunyai sebuah masalah yang mereka pikir tidak dapat diselesaikan sendiri, baik itu masalah pelajaran, pacar, teman ataupun keluarga? Pasti mereka akan curhat.
Sebab mereka pikir dengan curhat, maka masalah mereka dapat teratasi dan apa yang menjadi kegelisahan jiwa mereka dapat dilepaskan. Dengan curhat selain mereka merasa dilegakan perasaannya, mungkin juga dapat masukan untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapinya.
Tapi bukan solusi terbaik kiranya bila mereka curhat pada orang yang tidak tepat. Karena kemungkinan malahan bukannya jawaban dan penyelesaian yang mereka dapat, melainkan malahan timbul permasalahan baru. Apalagi jika menyangkut sesuatu yang dirahasiakan. Kadang teman yang sudah dianggap dekat dan baik pun belum tentu dapat diajak curhat dalam segala hal.
Alangkah baiknya sejak dini rangkul mereka, ajak mereka sebagai seorang teman dan sahabat. Dengan demikian mereka bisa dengan mudah mengatakan apa yang mereka rasakan, tak terkecuali tentang permasalahan cinta mereka. Terangkan pula apa itu seks dan akibatnya sesuai dengan usia dan perkembangan mereka. Dengan demikian mereka bisa berpikir sekian kali untuk melakukan seks diluar nikah.
Penanaman agama sedini mungkin juga menjadi jaminan kelangsungan hidup mereka untuk lebih baik. mereka bisa memilih hubugan yang sehat itu seperti apa, pacaran itu seperti apa dan norma hubungan antar pria dan wanita diluar pernikahan itu seperti apa.
Mulai dari sekarang juga dan detik ini juga rangkul mereka, dekati mereka sebagai sahabat karib dan bukan menyalahkan semuanya ketika semuanya sudah telanjur terjadi
Remaja dan pendidikan seks October 6, 2009
Posted by fransiskool in Remaja dan pendidikan seks.add a comment
Pornografi merupakan hal yang ramai dibicarakan karena berdampak negatif, dan salah satu upaya membentengi remaja dari pengetahuan seks yang menyesatkan adalah dengan memberikan pendidikan seksualitas yang benar. WHO menyebutkan, ada dua keuntungan yang dapat diperoleh dari pendidikan seksualitas.
- Pertama, pendidikan seksualitas harus didasarkan penghormatan hak reproduksi dan hak seksual remaja untuk mempunyai pilihan.
- Kedua, berdasarkan pada kesetaraan jender.
- Ketiga, partisipasi remaja secara penuh dalam proses perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan seksualitas. - Keempat, bukan cuma dilakukan secara formal, tetapi juga
nonformal.
Pendidikan Seks = Pornografi October 6, 2009
Posted by fransiskool in Pendidikan Seks = Pornografi.add a comment
Penelitian Djaelani yang dikutip Saifuddin (1999:6) menyatakan, 94 persen remaja menyatakan butuh nasihat mengenai seks dan kesehatan reproduksi. Namun, repotnya, sebagian besar remaja justru tidak dapat mengakses sumber informasi yang tepat. Jika mereka kesulitan untuk
mendapatkan informasi melalui jalur formal, terutama dari lingkungan sekolah dan petugas kesehatan, maka kecenderungan yang muncul adalah coba-coba sendiri mencari sumber informal.
melakukan aktivitas seksual dan promiskuitas lebih dini.
perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya dan implikasi pada perilaku seksual dalam rangka menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran terhadap kesehatannya.
lebih baik memberikan informasi yang tepat pada mereka daripada membiarkan mereka mencari tahu dengan caranya sendiri.
pornografi. Dari remaja sendiri anggapan tentang pendidikan seks sama dengan pornografi tidak terbukti (0 persen).
Bagaimana bentuk hubungan jender October 6, 2009
Posted by fransiskool in Bagaimana bentuk hubungan jender.add a comment
